Skip to main content

Komikus Favorit

Mikir keras. Namanya juga fans, kalau ditanya “favorit”, bisa 10 SKS kuliah jawabnya.

Berikut ini beberapa komikus (mangaka) favorit saya (dalam urutan random). Saya nggak akan pikir dua kali kalau komikus-komikus ini merilis karya baru. Nggak ada kompromi. Fiks, auto-baca.

Akemi Yoshimura

Bilangnya sih urutan random, tapi yang satu ini punya kemungkinan ada di top 3. Karya beliau masuk ke ranah josei — umumnya ditujukan untuk pembaca wanita dewasa yang tidak lagi cukup dengan roman manis shojo, tapi butuh kedalaman cerita dan perkembangan karakter yang lebih kompleks. Dialog-dialognya selalu cantik untuk dibaca dan menggugah pemikiran, khususnya tentang hubungan keluarga. Salah satu komikus josei terbaik menurut saya. Sangat merekomendasikan untuk baca For the Rose, If You Were Here, dan Daydreaming.

Yoshihiro Togashi 

Suka banget dengan gaya gambarnya. Sebelum Yu Yu Hakusho dan Hunter x Hunter dikenal, ada Level E dengan jalan cerita fiksi sains yang absurd dan gaya gambar yang lebih detail. Trivia: beliau menikah dengan Naoko Takeuchi, mangaka Sailor Moon 🥰

Sehat selalu Togashi-sensei, masih ditunggu lanjutan Hunter x Hunternya...

Adachi Mitsuru

Master of witty, delightful no-dialog scenes. Saya baca semua karya beliau yang bisa saya temukan. Walaupun sering mengambil setting olahraga, setiap ceritanya selalu punya roman ringan yang menghibur. Setiap dialog asik banget dibaca. Salah satu dari sedikit komikus yang merilis komik untuk genre shonen, shojo, dan seinen dan populer di ketiganya. Kalau mau mulai baca, bisa mulai dari Touch, H2, dan Cross Game.

Takeshi Obata

Komikus kawakan ini harus masuk daftar sih. Sentuhan gambar beliau khas banget, setiap kolaborasi selalu jadi hit. Hikaru no Go, Bakuman, Platinum End, dan yang terbaru Showha Shoten. Saya nangis bombay baca All You Need is Kill. Dan jangan lupa karya fenomenal Death Note.

Yusuke Murata

I LOVE HIS ART SO MUCH. Gaya gambar beliau bener-bener cocok buat shonen, detail, komedik, dan per panel bisa dari berbagai sudut/perspektif. Terlepas dari Eyeshield 21 (I love Sena!!!) dan OnePunch-Man dan yang merupakan kolaborasi, karya-karya solo beliau yang mayoritas one-shot juga potensial, sayang nggak lanjut jadi series.

Hiromu Arakawa

Fullmetal Alchemist. Silver Spoon. Aslan. Need I say more? Anyway, FMA is my #1 best anime so far, fight me.

Morimoto Kozueko

Bagi yang suka shojo tapi sudah agak lelah dengan yang klise dan butuh komedi segar, karya-karya beliau sangat saya rekomendasikan. Fans drama Jepang pasti tahu Gokusen, tapi favorit saya tetap Kodaike no Hitobito.

Hiroya Oku

Bagi saya, di antara komikus lain di daftar ini, karya-karya Oku-sensei yang paling absurd, out of the box, suram-suram sedih gimana gitu. Setiap baca, saya bingung harus bereaksi gimana dengan jalan ceritanya. Explicit sexual stuff, violence, and gore. Gantz, sudah pasti. Inuyashiki. Gigant, makin nggak paham lagi (tapi tetap dibaca). Sedih banget Zero One nggak lanjut.

Urasawa Naoki

He has been called one of the artists that changed the history of manga. Monster adalah karya pertama beliau yang saya baca dan sukses menyihir saya, jadi tergila-gila mencari karya beliau yang lain. Saya baca Happy! nonstop selama 2 hari. Nangis-nangis baca Pluto. Jangan lupa 20th Century Boys dan Billy Bat yang mindblowing. Mujirushi juga. Penasaran saya sama isi kepala beliau, salut.

Akimi Yoshida 

Suka banget Umimachi Diary dan Kissho Tennyo. Sebagai fans berat Ash Lynx, saya syok Banana Fish jadi anime. Komiknya terbit tahun 80-an, tamat tahun 90-an. Gimana bisa tiba-tiba animenya tahun 2018? Apapun alasannya, saya sembah sujud syukur untuk siapapun yang punya ide dan mewujudkannya. Saya baca Banana Fish tahun 2012, lukanya masih membekas sampai sekarang 🥲 Belum puas terluka, baca Yasha dan Eve no Nemuri, nangis lagi deh.

Honorary mention

Untuk para komikus yang karyanya baru beberapa, atau hanya satu saja tapi langsung masterpiece.

Kuromaru (The Black Swindler)

THE BLACK SWINDLER. IS. THE. BEST. FINANCIAL (AND FRAUD) MANGA. Penipu yang menipu penipu, tapi dia bukan orang baik, nah loh? Bingung nih mau koleksi tapi kok susah banget carinya 😢

Undergroun' Dogs juga menarik banget, jarang nemu komik yang membahas tentang kehidupan stunt actor.

Suzue Miuchi (Glass Mask/Topeng Kaca)

Sensei... saya udah nunggu lanjutannya 10 tahun... kepo berat nih, pengen lihat Masumi bahagia dengan Maya, terus baca cerita keseluruhan Bidadari Merah 🥲

George (Joji) Morikawa (Fight!! Ippo)

Morikawa-sensei, kayaknya saya seorang diri udah menyumbang jutaan tiap kali baca ulang Fight!! Ippo di rental komik. 126+ volume dan saya baca ulang udah hampir 10 kali. Tolong ini si Ippo bakal balik bertinju lagi nggak sih, gemes saya.

Masaya Tsunamoto & Tsujitomo (Giant Killing)

Best. Football. Manga. Ever. Bolehlah ada Tsubasa yang legendaris, Knight in the Area yang banyak fansnya, tapi buat saya Giant Killing yang terbaik. Saya nggak ngikutin sepakbola tapi baca komik ini jadi pintar, bisa ikutan menganalisis (haha). Beli komiknya rebutan sama mas-mas dan bapak-bapak karena sepertinya nggak dicetak dalam jumlah banyak 🥲

Miura Kentaro (Berserk)

No words needed to describe this masterpiece. Rest in peace, Miura-sensei. Tapi mahal bener komik cetaknya astaga, hardcover pula, otw menabung...

Paru Itagaki (Beastars)

Saya harus berterima kasih pada seorang rekan karena sudah mengenalkan Beastars. 100% unik. Personifikasi dari hewan-hewan tapi dengan tetap mempertahankan insting hewan mereka? *cough cough* furry *cough cough* Best!

Saya sangat merekomendasikan karya para komikus yang sudah disebutkan di atas, baik anime maupun komiknya. Selain Berserk, Beastars, dan karya Hiroya Oku-sensei, hampir semuanya sudah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia 🥰

Comments